Rabu, 08 April 2015

SURAT UNTUK INDONESIA

Surat untuk Indonesia
[Al-Islam edisi 749, 6 Jumaduts Tsani 1436 H – 27 Maret 2015 M]
بِسْمِ ٱﷲ ِٱلرَّحْمٰنِ ٱلرَّحِيْمِ
SURAT UNTUK INDONESIA
Saudaraku, kita semua tentu tahu, saat ini negara kita tengah dibelit berbagai persoalan yang sangat berat. Bila belakangan banyak orang menyerukan Save KPK, lebih dari itu kita sesungguhnya memerlukan Save Indonesia. Sebab, bila menilik beratnya persoalan yang mengancam negeri ini dan tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin negeri ini akan hancur. Mengapa?
Saat ini kita tengah berada dalam ancaman neoliberalisme dan neoimperialisme yang makin keras mencengkeram. Neoliberalisme adalah paham yang menghendaki pengurangan peran negara dalam ekonomi. Dalam pandangan neoliberalisme, negara dianggap sebagai penghambat utama penguasaan ekonomi oleh individu/korporat. Pengurangan peran negara dilakukan dengan: privatisasi sektor publik seperti migas, listrik, jalan tol dan lainnya; pencabutan subsidi komoditas strategis seperti migas, listrik, pupuk dan lainnya; penghilangan hak-hak istimewa BUMN melalui berbagai ketentuan dan perundang-undangan yang menyetarakan BUMN dengan usaha swasta. Jadi, neoliberalisme sesungguhnya merupakan upaya pelumpuhan negara, selangkah menuju corporate state (korporatokrasi). Ketika itu, negara dikendalikan oleh persekutuan jahat antara politikus dan pengusaha. Akibatnya, keputusan-keputusan politik tidak dibuat untuk kepentingan rakyat, tetapi untuk kepentingan korporat (perusahaan) baik domestik maupun asing.
Ancaman neoliberalisme akan semakin besar dengan pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) mulai tahun 2015 ini. MEA, sebagaimana blok pasar bebas lain, merupakan strategi kekuatan kapitalis global untuk meluaskan hegemoninya, khususnya di kawasan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Dalam pasar bebas, dihapus semua hambatan masuk (barrier to entry) baik tarif maupun non tarif seperti regulasi, penetapan kuota, subsidi, dan lainnya yang selama ini memang dibuat untuk melindungi produk dalam negeri. Jadi, MEA tak lain adalah pasar bebas yang akan membuka pasar negara-negara di kawasan ASEAN yang berpenduduk sekitar 600 juta bagi produk dan penanaman modal negara-negara kapitalis besar.
Sementara itu, gelombang demokratisasi di segala bidang pasca Reformasi, khususnya di bidang politik dengan pemberlakuan model pemilihan langsung untuk kepala daerah dan presiden serta pemilihan anggota legislatif berdasar suara terbanyak, telah memberikan kesempatan kepada kekuatan kapitalis global untuk makin menancapkan pengaruhnya di Indonesia. Dengan kekuatan dana besarnya, mereka masuk dalam kontestasi politik di Indonesia. Harapannya, melalui orang-orang yang didukung, mereka bisa turut menentukan pemilihan pejabat publik dan memberikan arah kebijakan ke depan. Bagi politikus pragmatis, tak jadi soal menggadaikan kewenangan politik, yang penting mereka terpilih. Karena itu, pasca Reformasi banyak sekali lahir kebijakan-kebijakan dan peraturan perundangan yang sangat liberal dan kental dipengaruhi kepentingan asing.
Keputusan rezim Jokowi-JK yang bergegas menaikkan harga BBM, misalnya, adalah bukti kebijakan yang sangat sarat kepentingan asing. Meskipun kemudian diturunkan, namun tidak bisa menutupi maksud sesungguhnya dari kebijakan itu, yakni pemberlakuan liberalisasi migas secara total. Rezim Jokowi-JK mencabut subsidi BBM dan menetapkan harga sesuai dengan harga pasar. Inilah yang dimaui oleh perusahaan migas asing agar mereka bisa leluasa masuk di sektor niaga BBM. Ini bisnis yang luar biasa besar. Mereka mengambil minyak di Indonesia, lalu diolah dan dijual di Indonesia, tetapi dengan harga internasional. Setiap tahun, perusahaan migas asing diperkirakan bisa meraup untung tak kurang dari Rp 150 triliun.
Di lapangan legislatif, intervensi asing juga sangat nyata. Menurut seorang anggota DPR, ada lebih dari 76 UU yang pembuatan draft-nya dilakukan pihak asing seperti UU Migas, UU PM, UU Kelistrikan, UU SDA, UU Perbankan dan sejenisnya yang jelas-jelas telah meliberalisasi sektor-sektor vital di Indonesia. Dari fakta-fakta inilah kita menyebut bahwa negeri ini juga tengah dalam ancaman neoimperialisme.
Neoimperialisme adalah penjajahan cara baru yang ditempuh oleh negara kapitalis untuk tetap menguasai dan menghisap negara lain. Dulu dikenal dengan semangat gold (kepentingan penguasaan sumber daya ekonomi), glory (kepentingan kekuasaan politik) dan gospel (kepentingan misionasi Kristiani). Meski mungkin kepentingan yang ketiga (gospel) kini tidak begitu menonjol, kepentingan pertama dan kedua (gold dan glory) nyata sekali masih berjalan.
Saudaraku, neoliberalisme dan neoimperialisme tentu saja berdampak sangat dampak buruk buat kita semua. Di antaranya, tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi, kerusakan moral, korupsi yang makin menjadi-jadi, dan kriminalitas yang kian merajalela. Banyaknya pejabat dan anggota legislatif yang menjadi tersangka korupsi menjadi bukti sangat nyata perilaku mereka yang menghalalkan segala cara guna mengembalikan investasi politiknya. Eksploitasi SDA di negeri ini secara brutal juga menunjukkan bagaimana para pemimpin negeri ini telah gelap mata dalam memperdagangkan kewenangannya sehingga membiarkan kekayaan alam yang semestinya untuk kesejahteraan rakyat itu dihisap oleh korporasi domestik maupun asing. Kenyataan buruk itu makin diperparah oleh kebijakan-kebijakan politik seperti kenaikan harga BBM, elpiji, tarif listrik, dan lain-lain.
Sementara itu, demokrasi yang selama ini dipercaya sebagai sistem politik terbaik, yang akan mewadahi aspirasi rakyat, pada kenyataannya bohong belaka. Rakyat hanya diperhatikan pada saat kampanye atau sebelum pemilihan. Setelah terpilih, anggota legislatif, kepala daerah, dan bahkan presiden lebih memperhatikan para penyokongnya. Lahirnya UU-UU liberal, dan lembeknya Pemerintah di hadapan perusahaan asing seperti Freeport, adalah bukti nyata pengabaian aspirasi rakyat serta ketundukan Pemerintah pada kekuatan para cukong di dalam dan luar negeri. Jadi, dalam demokrasi tidak ada yang namanya kedaulatan rakyat; yang ada adalah kedaulatan para pemilik modal.
Oleh karena itu, wahai Saudaraku, jelas sekali negeri ini harus segera diselamatkan. Tak ada pilihan lain kecuali dengan Islam, yakni dengan syariah dan khilafah. Jadi, Save Indonesia with Sharia and Khilafah. Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah.
Hizbut Tahrir Indonesia
26 Jumadul Ula 1436 H/
17 Maret 2015 M
==============================
Raih Amal Sholih dengan Ikut Serta Menyebarkan Status ini.
==============================
Profile Amir Hizbut Tahrir: http://bit.ly/133rkTd
Jika Saudara/i ingin mengkaji Islam dan berdakwah bersama HIZBUT TAHRIR INDONESIA silahkan mengisi form yang kami sediakan di bit.ly/gabungHTI
Insya Allah, syabab Hizbut Tahrir di daerah terdekat akan segera menghubungi anda. (jika lebih dari 2 minggu, saudara/i bisa memberitahukan lewat pesan inbox)
==============================
Website : www.hizbut-tahrir.or.id
Youtube : http://www.youtube.com/htiinfokom
Google+ : https://plus.google.com/+HizbuttahrirOrIdOfficial
Facebook : https://www.facebook.com/Htiinfokom
Twitter : https://twitter.com/hizbuttahrirID
===============================

Kamis, 12 Februari 2015

Banua Enam Digoyang Demo Tuntut Penghina Nabi SAW Charlie Hebdo


Sejak hari Jumat (23/1) Banua Enam Kalimantan Selatan dipanaskan oleh aksi penuntutan majalah Charlie Hebdo yang memuat karikatur penghinaan terhadap Nabi SAW.    Dimulai di Kandangan pada Jumat (23/1) sore, aktivis HTI Kandangan turun kejalan menggelar aksi di Bundaran Lampu Merah Kandangan.
BANUA ENAM - Sejak hari Jumat (23/1) Banua Enam Kalimantan Selatan dipanaskan oleh aksi penuntutan majalah Charlie Hebdo yang memuat karikatur penghinaan terhadap Nabi SAW. 

Dimulai di Kandangan pada Jumat (23/1) sore, aktivis HTI Kandangan turun kejalan menggelar aksi di Bundaran Lampu Merah Kandangan. 


Dalam orasinya baik ust Abdul Wahab maupun ust Abdul Haris menuntut penghentian upaya penghinaan Nabi SAW. 


Baca Juga : HTI Banjarbaru Kutuk Penghina Nabi SAW

Tuntutan yang sama juga dikumandangkan oleh 70-an aktivis HTI di Rantau pada hari Ahad (25/1). Dalam orasi yang dilakukan sambil berjalan mengitari kota Rantau diserukan agar Barat menghentikan sikap standar gandanya pada umat Islam. 


"Jika menghina Nabi SAW dianggap sebagai kebebasan berekspresi lantas mengapa perempuan muslimah di Perancis dilarang menggunakan burdah ?" tegas ust Zaenuri. 

Dalam kesempatan itu pula para aktivis HTI ini membagi-bagikan rilis jubir HTI kepada masyarakat yang lalu-lalang di sepanjang jalan. 


Tak mau ketinggalan, para aktivis HTI di Barabai pun turut pula menyuarakan tuntutan terhadap Charlie Hebdo dengan membagikan rilis jubir HTI kepada masyarakat yang sedang ramai berolahraga di Lapangan Dwi Warna Barabai pada Ahad (25/1) pagi. 


Sebelumnya pembagian rilis jubir HTI ini dilakukan pula di 3 masjid besar di kota Barabai.
Suasana Ahad (25/1) di Tanjung menjadi semakin ramai dengan aksi di simpang Polres Tabalong. Aksi yang diikuti sekitar 80-an aktivis HTI di Tanjung ini sangat menarik perhatian masyarakat yang berolahraga di komplek Pendopo Bupati. 


Selain berorasi, juga dibagikan rilis jubir HTI di 4 titik lampu merah. Aksi ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Seorang karyawan perusahaan yang melihat acara tersebut menanyakan ada aksi apa. Setelah dijelaskan bahwa ini adalah upaya untuk membela Nabi SAW dari penghinaan, beliau mendukungnya. 

"Harus itu... Harus ada yang menyuarakan pembelaan supaya kita tidak disangka diam atas penghinaan ini," ujar beliau. Seorang Kepala Sekolah yang menemui setelah aksi usai juga menyatakan hal yang kurang lebih sama. 


Baca Juga : Hukum Mati Penghina Nabi SAW

"Penghinaan ini menunjukkan kepada kita bahwa tanpa persatuan umat Islam tak ubahnya buih di lautan. Terhadap urusan yang merupakan bagian dari aqidahnya pun umat Islam tak mampu menghentikannya," tegas ust Haris dalam orasinya. 


"Kondisi ini sangat berbeda ketika umat Islam masih memiliki Khilafah. Saat itu Khilafah dengan sangat berwibawa mampu mencegah upaya pementasan drama yang menghina Nabi SAW yang akan diadakan di Perancis dan Inggris. Bahkan, Khilafah siap menhirim pasukan jihadnya jika pementasan tersebut tetap dilaksanakan. Inilah urgensi Khilafah itu," pungkas ust Eko mengakhiri orasi disertai gerimis yang mulai turun. 


Di bawah gerimis yang mulai menjadi hujan ust Ruspian membacakan doa bagi kemuliaan kaum muslimin sekaligus mengakhiri aksi yang berjalan 1,5 jam ini. [*] 

Pernyataan HTI Tentang “Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad SAW Oleh Charlie Hebdo”

Maktab I’lamiy

Hizbut Tahrir
Indonesia
NO: 270             19 Januari 2015/28 Rabi’ul Awal 1436 H

Pernyataan

Hizbut Tahrir Indonesia

 “PENGHINAAN TERHADAP NABI MUHAMMAD SAW OLEH CHARLIE HEBDO”
Setelah peristiwa penembakan di kantor tabloid Charlie Hebdo di Paris, Perancis beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan 12 orang meninggal, tabloid satir itu bukannya berusaha introspeksi dan menahan diri untuk tidak lagi menerbitkan kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad, tapi malah menerbitkan ulang kartun-kartun yang menghina itu, bahkan kali ini dengan jumlah tiras yang lebih besar. Disebut-sebut hingga 3 juta ekseplar. Dan edisi khusus itu habis terjual dalam beberapa jam saja.
Redaksi Charlie Hebdo menyatakan bahwa mereka sengaja menerbitkan ulang kartun-kartun itu untuk menunjukkan pada dunia bahwa mereka tidaklah bisa ditundukkan atau ditaklukkan oleh kekerasan dan teror. Tindakan mereka itu mendapatkan dukungan dari publik, termasuk dari sejumlah pemimpin negara-negara Barat yang baru lalu melakukan aksi demo besar di Paris, Perancis, untuk mengutuk serangan yang mereka sebut sebagai tindakan barbar.
Penghinaan terhadap Nabi Muhammad yang dilakukan oleh tabloid Charlie Hebdo merupakan penghinaan yang telah dilakukan kesekian kalinya oleh media massa terbitan Barat, seperti Jyllan Posten di Denmark dan lainnya. Selalu saja mereka berdalih, pembuatan dan pemuatan kartunini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi (freedom of ekspression).
Penghinaan kepada Nabi Muhammad oleh media massa Barat itu menunjukkan pada kita dua hal. Pertama, hiprokrisi Barat. Bila benar mereka berpegang pada prinsip kebebasan berekspresi, mengapa perempuan muslim Perancis dilarang memakai purdah? Bukankah itu juga merupakan bagian dari ekspresi? Juga, dalam faktanya, kebebasan berekspresi dimaknai sekadar kebebasan untuk menghina Nabi Muhammad SAW. Ketika ada orang yang menghina Yahudi, langsung disebut sebagai anti semit dan dikenai hukuman. Kedua, hal ini menunjukkan kelemahan umat Islam. Umat Islam yang kini berjumlah lebih dari 1,6 miliar terbukti tidak mampu menghentikan penghinaan kepada Nabi yang mulia, sehingga tindakan keji itu terjadi berulang-ulang.
Berkenaan dengan hal itu, Hizbut Tahrir Indonesia melalukan aksi di sejumlah kota dan menyatakan:
  1. Menuntut redaksi tabloid Charlie Hebdo dan pemerintah Perancis untuk menghentikan segala bentuk penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw, sekarang dan di masa mendatang.Dan menarik kembali 3 juta eksemplar tabloid edisi terbaru yang memuat kembali kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad saw.
  1. Menuntut pelaku penghinaan ini dihukum mati bila dia seorang muslim. Bila pelakunya orang kafir dari kalangan Yahudi atau Nasrani, juga dihukum mati kecuali mereka bertaubat dan masuk Islam. Demikianlah ketentuan syariah Islam sebagaimana dinyatakan Imam As-Syaukani, Imam Syafi’i dan Imam Hambali.
Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib ra. yang berbunyi:
“Bahwa ada seorang wanita yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Nabi saw. (oleh karena perbuatannya itu), maka perempuan itu telah dicekik sampai mati oleh seorang laki-laki. Ternyata Rasulullah saw. menghalalkan darahnya”. (HR Abu Dawud)
  1. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bahu-membahu dalam membela kehormatan Nabi Muhammad.
  1. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menolak dengan keras setiap paham atau doktrin yang tidak Islami seperti doktrin tentang HAM, sekularisme dan liberalisme yang di atas paham itulah kebebasan berekspresi tanpa kendali tegak dengan segala implikasi buruknya seperti pembuatan kartun yang menghina Nabi Muhammad saw, serta sungguh-sungguh berjuang menegakkan khilafah. Karena hanya khilafahlah yang akan secara nyata menghentikan semua penghinaan itu, serta melindungi kehormatan Islam dan umatnya, sebagaimana pernah ditunjukkan oleh Khalifah Abdul Hamid II terhadap Perancis dan Inggris yang hendak mementaskan drama karya Voltaire, yang menghina Nabi Muhammad saw. Ketegasan sang Khalifah, yang akan mengobarkan jihad melawan Inggris itulah yang akhirnya menghentikan rencana jahat itu sehingga kehormatan Nabi Muhammad tetapterjaga.

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia
Muhammad Ismail Yusanto
Hp: 0811119796 Email: Ismailyusanto@gmail.com

(HIP) Tabalong, Demokrasi Tak Mampu Berantas HIV/AIDS

Demokrasi Tak Mampu Berantas HIV/AIDS

Banua Syariah     7:21 PM    
Ternyata pemerintah yang saat ini tetap mengadopsi sistem demokrasi tidak mampu memberantas penularan penyakit HIV Aids. Pasalnya, bukannya mencegah Pemerintah malah melegislasi undang-undang (UU) yang memudahkan penyebaran penyakit tersebut.
TANJUNG - Ternyata pemerintah yang saat ini tetap mengadopsi sistem demokrasi tidak mampu memberantas penularan penyakit HIV Aids. Pasalnya, bukannya mencegah Pemerintah malah melegislasi undang-undang (UU) yang memudahkan penyebaran penyakit tersebut.
       Diantara UU tersebut adalah UU diperbolehkanya dibukanya rumah bordir atau area prostitusi, spa, panti pijat, salon yang tidak memisahkan antara laki-laki dan perempuan. Selain juga UU terkait diskotik, cafe malam, serta aborsi dan penyebaran kondomisasi. Ditambah tanpa adanya batasan film dan internet yang mengajak manusia untuk bergaul bebas.
       Hal itu dikatakan Ketua Lajnah Khusus Intelektual HTI Kalimantan Selatan H M Fakhruddin Noor ketika memaparkan hasil pengamatan masalah penyakit tersebut di acara Halqah Islam dan Peradaban (HIP) berajul Tabalong Siaga HIV Aids yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Tabalong di Aula Dinas Pendidikan Tabalong Minggu (1/2/2015).
      "Negara melegislasi semua UU itu. Seperti masalah prostitusi, memang sudah ditutup, tapi nyatanya bisa lewat internet," jelasnya.

      Hukum positif pada negara ini pun disinggung juga sebagai penyebar HIV Aids. Hukum ini digambarkannya hanya untuk meletakan sesuatu yang salah dengan pandangan positif, sehingga kesalahan itu tertutupi. Sebagaimana masalah hubungan sejenis yang dibiarkan merebak.
      "Awal mula terjangkitnya HIV Aids itu dari pergaulan bebas dan penggunaan pakaian yang tidak menutup aurat. Kalau wanita itu melihatkan auratnya, pasti setiap laki-laki ingin memandang dan menimbulkan naluri ingin berkasih sayang. Setelah itu pergaulan bebas terjadi, akhirnya terserang HIV," ujarnya.
      Dalam acara HIP, juga menghadirkan dua pembicara lainnya. Yaitu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tabalong Ahkmad Rivai dan Pengurus HTI DPD II Tabalong Haris Ainurrohman.
      Akhmad Rivai menyebutkan, HIV Aids khususnya untuk di Tabalong penyebaran yang dinyatakan positif oleh Dinas Kesehatan setempat ada 53 orang. Semua itu ditularkan melalui empat hal, yaitu darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. "Yang paling banyak penularan melalui darah," terangnya.
      Ia menyebutkan, jumlah penderita itu baru yang terdata, sedangkan yang tidak terdata banyak lagi. Dengan jumlah yang ditemukan saja sudah menjadi peringkat kedua se Kalsel. Dan itu pun menjadi kekwatirannya.


      "Islam mengajarkan supaya manusia membatasi pergaulan sesama lawan jenis. Selain juga mewajibkan untuk menutup aurat," cetus Haris, sembari menjelaskan ayat Alquran surah An Noor.
      Ia menegaskan untuk mengatasi masalah HIV Aids sudah seharusnya dilakukan dengan menegakan khilafah atau negara yang melaksanakan semua hukum Islam.
      Penjelasan ketiga pemateri ini didengarkan langsung lebih dari lima puluh peserta wanita dan laki-laki warga Tabalong. Mereka pun diberi kesempatan untuk bertanya ke seluruh pemateri. [*]

Sri Sultan HB X Ungkap Hubungan Khilafah Utsmaniyah dengan Tanah Jawa

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) : Sri Sultan HB X Ungkap Hubungan Khilafah Utsmaniyah dengan Tanah Jawa

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan hubungan Khilafah Utsmaniyah dengan tanah Jawa. “Sultan Turki Utsmani meresmikan Kesultanan Demak pada tahun 1479 sebagai perwakilan resmi Khalifah Utsmani di tanah Jawa,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Yogyakarta, Senin (9/2).
Peresmian tersebut, lanjut Sri Sultan, ditandai dengan penyerahan bendera hijau bertuliskan kalimat tauhid. “Bendera hadiah Sultan Utsmani masih tersimpan baik di Keraton Yogya,” ujarnya.
Menurutnya, Sultan Turki pula yang mengukuhkan Raden Fatah sebagai khalifatullah di Jawa. “Perwakilan Khilafah Turki di Tanah Jawa, ditandai dengan penyerahan bendera hitam dari kiswah Ka’bah bertuliskan kalimat tauhid, dan bendera hijau bertuliskan Muhammad Rasulullah,” bebernya.
Sri Sultan juga menyebutkan pada 1903 saat dilakukan kongres khilafah di Jakarta, Sultan Turki mengutus M Amin Bey yang menyatakan haram hukumnya penguasa Muslim tunduk pada Belanda.
Ia juga menyebut atas dorongan Sultan, salah satu abdi ngarso dalem Sultan Yogja kemudian mendirikan organisasi Muhammadiyah. “Dialah KH Ahmad Dahlan!” tegasnya.
Terkait KUII, Sri Sultan pun berpesan. “Ulama punya dua peran yaitu tanggung jawab kepemimpinan dan penunjuk arah. Oleh sebab itu, badan pekerja kongres harus berani melakukan amar maruf nahi munkar pada pemerintah dan umat Islam, khususnya saat terjadi ketidakpastian seperti sekarang,” pungkasnya.

Refleksi 2014 HIP HTI Tabalong : Miras, Banyu Syetan Yang Dilegalkan

Sepanjang 2014, kasus minuman keras (Miras) menjadi salah satu kasus menonjol yang menghiasi media. Jatuhnya 109 korban jiwa, 10 orang diantara tewas dalam pesta Miras warga Ciguling Tanjung Sari dan Talun Kidul, Sumedang Selatan pada 30 November 2014 menjadi catatan kelam di negeri ini. Itu belum termasuk temuan ribuan botol miras yang dimusnakan kepolisian daerah setempat. Semakin sulit diberantas, ironis banyu syetan ini justru dilegalkan.
TANJUNG - Sepanjang 2014, kasus minuman keras (Miras) menjadi salah satu kasus menonjol yang menghiasi media. Jatuhnya 109 korban jiwa, 10 orang diantara tewas dalam pesta Miras warga Ciguling Tanjung Sari dan Talun Kidul, Sumedang Selatan pada 30 November 2014 menjadi catatan kelam di negeri ini. Itu belum termasuk temuan ribuan botol miras yang dimusnakan kepolisian daerah setempat. Semakin sulit diberantas, ironis banyu (air) syetan ini justrudilegalkan.

Ketua DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Ustadz Gusti Orrin mengaku prihatin. Hal itu ia sampaikan di depan tokoh dan ulama Tabalong saat menjadi narasumber Halaqoh Islam dan Peradaban (HIP) Refleksi 2014 di Gedung MUI Kabupaten Tabalong, Kamis (1/1/2015).

Menurutnya, peredaran Miras bukan hanya terjadi di daerah lain, namun juga terjadi di daerah kaya akan tambang batu bara Tabalong. "Sekarang Miras sudah dilegalkan oleh pemerintah, setiap kali rapat untuk membahas Miras arahnya tidak untuk menghapuskan Miras, tapi untuk melegalkannya," ujarnya kepada banuasyariah.com.

Padahal terangnya, pembahasan Miras ini dilakukan para tokoh masyarakat atas permintaan pemerintah. Tapi pembahasan ini diarahkan untuk melegalkan. Meski ujungnya akan mengeluarkan banyak catatan terkait pengawasan penggunanya. “Kalau masih pakai sistem demokrasi, yang mengawasi saja perlu diawasi juga. Ini masalahnya," ujarnya.

Agar hal ini menjadi perhatian semua pihak, rencananya HTI Tabalong akan menemui Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani untuk membahasnya. Supaya peredaran Miras bisa dimusnahkan dalam bentuk aturan pemerintah. Tapi yang lebih penting meminta diterapkannya syariah Islam sebagaimana visi dan misi agamis yang dicetuskan bupati baru tersebut.

Perhatian HTI Tabalong akan Miras bukan hanya dari sisi keharaman banyu syetan tersebut, namun juga bahaya pemicu tindak kejahatan lainnya. Data resmi pemerintah Inggris (tahun 2006) seperti dilansir www.homeoffice.gov.uk menyebutkan bahwa hampir separuh kejahatan dengan kekerasan di negara tersebut diakibatkan oleh pengaruh minuman beralkohol. Lebih dari satu juta pelaku agresi kejahatan yang terdata dipercaya berada dalam pengaruh alkohol. 


Bicara Data

Dilansir, www.marineinstitute.org kerugian ekononomi akibat minuman beralkohol sangat luar biasa besarnya. Sebagai contoh di Amerika Serikat biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi masalah kesehatan yang berhubungan dengan dampak negatif minuman beralkohol di negara tersebut mencapai 176 milyar USD (sekitar Rp1.600 triliun) setiap tahun.

Lebih parah lagi, korban Miras ini bukan hanya orang dewasa, namun juga remaja. Dilansir kawankumag.com, sebagian besar pengguna alkohol adalah remaja yang terbagi dalam golongan umur. Dari data survey, pengguna alkohol remaja mulai dari usia 14-16 tahun (47,7%) , 17-20 tahun (51,1%), dan 21-24 tahun (31%). Sedangkan data dinas penelitian dan pengembangan (DISLITBANG) POLRI, menemukan pelajar SMP, SMA dan mahasiswa menduduki jumlah tertinggi penggunaan narkoba dan minuman keras. Yaitu sebanyak 70% pengguna.

WHO sendiri mencatat tahun 2002, 91 juta penduduk dunia menggunakan alkohol. Dan 41% diantaranya adalah remaja. WHO juga mengeluarkan data bahwa kematian akibat alkohol tahun 2009 sebanyak 775 ribu jiwa. Dengan kasus terbanyak dialami oleh remaja dibawah 25 tahun.

Sekalipun tidak ada satu negara pun di dunia yang bisa 100 persen bebas minuman beralkohol, namun data statistik WHO menunjukan bahwa konsumsi perkapita minuman beralkohol di negara-negara berpenduduk muslim jauh lebih kecil dibandingkan negara-negara lainnya.

Sebagian besar negara-negara berpenduduk muslim menkonsumsi minuman alkohol kurang dari 0.5 liter alkohol perkapita per tahun. Coba bandingkan dengan penduduk negara-negara Eropa yang mengkonsumsi lebih dari 10 liter alkohol perkapita per tahun.

Persentasi penduduk yang tidak peminum alkohol di negara-negara muslim juga jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia. Sebagai contoh, jumlah penduduk yang tidak peminum alkohol di Mesir, Indonesia, Pakistan, Saudi Arabia dan Syiria mencapai lebih dari 90 persen. Sebaliknya, jumlah penduduk yang bukan peminum alkohol di Denmark, Norwegia, Jerman dan Luxemburg hanya kurang dari 6 persen.

Ini artinya ada korelasi positif antara ajaran Islam dengan rendahnya tingkat konsumsi minuman beralkohol di negara-negara berpenduduk muslim. Karena itulah, disisi lain Negara-negara dengan penduduk Muslim terbesar ini menjadi target pasar yang dianggap belum tergarap produsen banyu syetan ini. Disamping motif utama ideologis yakni merusak kaum muslimin dan menjauhkannya dari Islam. [*]

Road Show #NoValentineDay LDS HTI Tabalong Luar Biasa


Road show #NoValentineday Lembaga Dakwah Sekolah (LDS) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Tabalong kesejumlah sekolah di Tanjung Kabupaten Tabalong mendapat apresiasi luar biasa. Tak hanya Dinas Pendidikan dan pihak Sekolah, ratusan siswa pun antusias mengikuti sosialisasi ini.  Tidak tanggung-tanggung, sosialisasi ke empat sekolah diantaranya, SMAN 2 Tanjung, SMAN 1 Tanjung, SMKN 1 Tanjung dan SMKN 1 Murung Pudak ini langsung dibuka resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong.
TANJUNG – Road show #NoValentineday Lembaga Dakwah Sekolah (LDS) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Tabalong kesejumlah sekolah di Tanjung Kabupaten Tabalong mendapat apresiasi luar biasa. Tak hanya Dinas Pendidikan dan pihak Sekolah, ratusan siswa pun antusias mengikuti sosialisasi ini.

Tidak tanggung-tanggung, sosialisasi ke empat sekolah diantaranya, SMAN 2 Tanjung, SMAN 1 Tanjung, SMKN 1 Tanjung dan SMKN 1 Murung Pudak ini langsung dibuka resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, H Marzuki saat membuka resmi road show #NoValentineDay LDS HTI Tabalong dengan tegas melarang perayaan valentine day bagi para pelajar di Kabupaten Tabalong. 



Menurutnya, perayaan itu adalah budaya barat yang bisa menghancurkan masa depan pelajar yang masih berusia remaja. "Valentine day itu adalah kebiasaan budaya barat, yang bisa merusak remaja lewat pergaulan bebas," katanya, di hadapan siswa SMAN 2 Tanjung. 


Ia pun menegaskan rasa kekwatiranya, karena selain pergaulan bebas, kenakalan remaja lainnya dari perayaan tersebut sering juga terkait dengan minuman keras dan narkoba. 

"Kami ingin semua siswa jangan ada yang terpengaruh budaya pergaulan bebas, karena kalau sudah sekali terlibat pasti akan keterusan. Biasanya juga masalah ini juga berimbas pada obat terlarang dan minuman keras," ujarnya. 

Dengan begitu, dia mengingatkan supaya para siswa tetap konsentrasi belajar dan menjadikan masa depannya lebih baik. Bukan malah menjadikannya suram.
Dalam sosialisasi, salah seorang pemateri dari LDS HTI Tabalong, Mustafa Habiburrahman memaparkan sejarah perayaan dengan sebutan hari kasih sayang itu sangat bertentangan dengan Islam.

"Valentine day diperingati hanya untuk meningkatkan penjualan kondom dan minuman keras, yang dibalut dengan pergaulan bebas, dimana anggapan barat itulah hari kasih sayang," jelasnya. 

Intinya, peringatan itu adalah ingin menjauhkan umat Islam dari Alquran. "Kalau remaja masih menggenggam Alquran pada dada mereka, umat Islam tidak akan pernah tergoyahkan," katanya. 

Sebagai bukti kebobrokan valentine, Mustafa juga melihatkan hasil survey Komnas Perlindungan Anak pada tahun 2012 lalu yang menyebutkan, sebagian besar remaja wanita Indonesia tidak perawan, pernah melihat pornografi, dan melakukan pergaulan bebas lainnya. [*]

Selasa, 16 Desember 2014

Madu (Raja Segala Obat)

Madu (Raja Segala Obat)

Madu
Madu lebah merupakan makanan yang paling sering disebut dalam Al Quran dan Hadis. Dijelaskan dalam keduanya, madu dapat dimanfaatkan dalam menyembuhkan berbagai penyakit (An Nahl, 68-69). 
Beberapa riwayat hadis yang meyebutkan keutamaan madu adalah sebagai berikut :
“Allah benar, dan perut saudaramu yang salah, maka minumilah madu!” (HR Bukhari dan Muslim).  “Siapa yang minum madu selama tiga hari tiap  bulan, maka ia tidak tertimpa bala penyakit yang berat” (Ibnu Majah). “Tetapilah kalian akan dua obat yang menyambuhkan, yakni madu dan Alquran” (HR Ibnu Majah). “Jika ada suatu kesembuhan pada obat-obat kalian, maka itu ada diantaranya pada minuman madu” atau dalam riwayat lain, “Nabi menyukai manisan dan madu” (HR Bukhari).

Adakah diantara kita yang mengetahui bahwa madu dapat digunakan untuk merendam daging agar daging yang direndam dapat awet sampai tiga bulan? Sebagai pengganti formalin alami guna mengawetkan tubuh mayat? Demikian juga dengan mentimun, labu, dan buah-buahan agar segar dan tidak cepat busuk? Secara ringkas, beberapa ulama seperti Muwafaq al Baghdadi menyebutkan “Madu efektif dalam membersihkan kotoran-kotoran dalam pembuluh  dan usus, melancarkan ekskresi (BAB), menyegarkan tubuh baik diminum, dioleskan, atau dicampur. Hal ini karena madu kaya akan polifenol, yakni satu jenis antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan radikal bebas yang bisa memicu penyakit berat seperti kanker dan penyakit jantung. Madu mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat , protein, asam amino, vitamin, mineral, dll. Bahkan dari hasil penelitian ahli gizi dan pangan, madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi di antara produk ternak lainnya; susu, telur, daging, keju, dan mentega. Yaitu sekitar 82,3% lebih tinggi. 

Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yakni asetilkolin. Asetilkolin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah. Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori. Dengan kata lain, tiap 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 gram daging. Dari hasil penelitian terbaru didapat bahwa zat-zat atau senyawa yang ada di dalam madu sangatlah kompleks, yaitu mencapai 181 jenis .

“Madu adalah makan nutrisi, obat mujarab, minuman sehat, manisan lezat, dan selai yang nikmat”. Berikut secara ringkas khasiat umum dari madu yang digunakan sebagai therapi:
  1. bila diminum dalam keadaan panas dicampur minyak mawar, berkhasiat mengobati gigitan binatang. Madu dipercaya sebagai anti-inflamasi yang berguna mengurangi rasa gatal dan mengurangi alergi.
  2. jika dioleskan pada tubuh yang berkuman dan berpenyakit, dapat membunuh kuman sekaligus telurnya (sumber penyakitnya). Biasanya madu digunakan untuk penyembuhan bekas luka, jahitan operasi, luka sayatan, terbakar, sariawan, dll.
  3. memanjangkan rambut dan menghaluskannya.
  4. sebagai celak yang menhilangkan kotoran dan bercak hitam pada mata
  5. meredakan gangguan pencernaan
  6. memutihkan gigi apabila dipakai untuk bersikat
  7. mengobati jerawat di wajah, dada, dan punggung
  8. obat tetes mata : katarak, plus atau minus, terkena radiasi komputer, radiasi sinar matahari, radiasi sinar las dan masih banyak lagi.

Khasiat dan Manfaat Madu berdasar kelompok usia
Manfaat madu dapat digunakan oleh segala tingkatan usia
  1. Janin : Madu dapat memperkuat kondisi janin yang lemah dalam kandungan (rahim).
  2. Ibu hamil : Madu membantu menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi. Juga membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan .
  3. Bayi : Madu membantu perkembangan otak bayi. Setiap harinya, otak bayi terus berkembang sampai dengan ia usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ) dan kecerdasan mental (EQ) .
  4. Anak-anak : Madu membantu meningkatkan nafsu makan. Hal ini dikarenakan adanya unsur vitamin B yang lengkap. Dengan begitu, anak menjadi tumbuh sehat, lincah, dan riang serta tahan penyakit. Madu juga dipercaya menyembuhkan batuk balita pada malam hari dan radang tenggorokan orang dewasa pada umumnya.
  5. Remaja : Khasiat madu pada akil baligh remaja membuat tumbuh sangat cepat. Gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna.
  6. Dewasa : Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stress sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh (long shift) tanpa zat gizi yang memadai rawan terjangkiti penyakit seperti thypus, radang, serta infeksi bakteri lainnya. Maka dalam hal ini, madu adalah makanan tambahan yang terbaik.
  7. Lanjut Usia : Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula. Karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh, di mana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya.


Jenis madu :
Berdasarkan hasil penelitian para ahli dan pengalaman masyarakat pengguna madu setiap jenis madu dari sumber nektar yang berbeda memiliki khasiat yang agak berbeda pula. Dintara khasiat dan manfaat dari madu yaitu :
  1. Madu Kapuk, berkhasiat untuk menigkatkan daya tahan tubuh, menambah nafsu makan, menyembuhkan sariawan, menyembuhkan luka bakar (dioleskan pada bagian yang terluka), untuk kecerdasan otak, sangat baik untuk pertumbuhan balita
  2. Madu Karet, berkhasiat untuk mengobati keputihan, mengobati gatal-gatal, mengobati alergi
  3. Madu Kopi, berkhasiat untuk mengatasi susah tidur, menigkatkan daya tahan tubuh, kecerdasan otak, menyembuhkan luka bakar
  4. Madu Klengkeng/Sonokeling, berkhasiat untuk memperlancar fungsi ginjal, memperlancar urine, mempercepat penyembuhan luka operasi, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan luka bakar, kecerdasan otak
  5. Madu Durian, berkhasiat untuk menigkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan rasa mual, kecerdasan otak, mengatasi susah tidur
  6. Madu Rambutan, berkhasiat untuk menigkatkan daya tahan tubuh, menghilagkan rasa mual, memperlancar urine, memperlancar fugsi ginjal, mengobati sakit pinggang, mengobati sakit maag, untuk memperkuat janin bagi ibu hamil
  7. Madu Apel/Jambu Air, berkhasiat untuk menghilangkan rasa mual, baik untuk ibu hamil, memberikan kenyamanan tidur
  8. Madu Kaliandra, berkhasiat untuk meningkatkan hormon, membantu saluran pencernaan, membantu mengobati darah tinggi, memperbaiki metabolisme tubuh
  9. Madu Lokal/Multiflora/Hutan/Jambu Mete, berkhasiat untuk membantu mengobati darah tingg, mengobati sakit reumatik, menigkatkan stamina
  10. Madu Mahoni/Pahitan, berkhasiat untuk mengobati Sakit malaria, mengurangi keputihan, mengurangi asam urat, baik untuk penderita diabetes
  11. Madu Pollen (madu dan tepung sari bunga), berkhasiat untuk menigkatkan Hormon, menyuburkan peranakan, mengurangi keputihan, menghaluskan kulit, menghilangkan jerawat (dibuat masker), membantu penderita jantung
  12. Madu Super (madu, pollen, royal jelly), berkhasiat untuk menigkatkan stamina bagi yang lanjut usia, meningkatkan hormon, menyuburkan peranakan, membantu mengobati darah tinggi, membantu mengobati jantung, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, menyembuhkan luka operasi, mengendurkan sel syaraf yang teggang, menghilangkan rasa letih, menurunkan kadar kolesterol

Cara mengetes kemurnian madu :
Selama ini di kalangan masyarakat yang masih awam pengetahuannya tentang madu terdapat pendapat yang keliru mengenai cara membedakan antara madu asli dengan madu palsu. Pendapat-pendapat keliru itu diantaranya adalah :
Madu asliMadu KW
tidak dikerubungi semut
tidak mengkristal
tidak tembus jika diletakkan di atas kertas
korek api tetap menyala walaupun dicelupkan dahulu kedalam madu   
telur menjadi setengah matang jika dicelupkan ke dalam madu
dikerubungi semut
mengkristal
tembus jika diletakkan di atas kertas
tidak menyala
tetap mentah

Alasan tersebut diatas adalah hal yang sangat keliru karena madu asli juga tetap didatangi semut karena madu aslipun tetap mengandung gula. Namun kandungan gula didalam madu asli yang dominan adalah fruktosa dan glukosa. Glukosa merupakan sumber energi untuk seluruh jaringan otot. Fruktosa disimpan sebagai cadangan dalam hati untuk dimanfaatkan pada saat dibutuhkan. Kandungan gula tersebut berbeda dengan kandungan gula didalam gula pasir, gula kelapa, dan gula aren yang sebagian besar komponennya adalah sukrosa (85-90%).

Tidak jarang madu yang disimpan relatif lama akan mengkristal atau mengendap (seperti terjadi pada madu karet dan madu kaliandra) walaupun madu tersebut terjamin keasliannya. Pengendapan/ pengkristalan terjadi karena adanya perubahan kadar gula akibat proses fermentasi dan hidrolisis sukrosa oleh enzim invertase. Akibatnya, glukosa lebih tinggi dari fruktosa dengan suhu penyimpanan 18 derajat celcius dan kadar air madu yang rendah. Adapun proses pengendapan terjadi karena perbedaan berat jenis madu dari sumber nektar yang berbeda. Selain itu madu juga sering ditemukan ada yang kental dan ada pula yang encer, hal ini disebabkan oleh kadar air didalam madu yang sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca pada saat pemanenan madu itu sendiri. Dimana rata-rata kadar air madu di Indonesia berkisar antara 21 s/d 24 %, hal ini diakibatkan oleh karena iklim tropis yang ada di Indonesia yang curah hujannya masih sangat tinggi. 

Beberapa hal yang harus di ketahui mengenai madu asli :
  1. Madu asli hanya dapat diketahui dengan pasti melalui uji laboratorium, dimana madu asli pasti akan mengandung dua macam enzim yang dominan yaitu : enzim dastase dan enzim invertase. Pada perusahaan-perusahaan yang telah mendapat izin produksi akan mencantumkan keterangan produknya sehingga dapat diketahui apakah itu madu asli atau sintetis. Madu sintetis yang beredar di antaranya adalah madu melon, labu, semangka, dan kurma.
  2. Khasiat yang dirasakan oleh tubuh pada saat kita mengkonsumsi madu asli akan sangat berbeda bila dibandingkan dengan konsumsi madu palsu contohnya saja untuk penderita diabetes jika mengkonsumsi madu asli (baik sekali mengkonsumsi madu mahoni/ madu pahitan) maka gula darahnya akan tetap normal. Tapi bila yang dikonsumsi madu palsu gula darahnya akan naik.
  3. Bila dicampur dengan segelas air putih madu asli akan tetap mengental, tapi bila madu palsu akan langsung larut dengan air tersebut.
  4. Harga madu asli biasanya mahal dan tidak dijual sembarangan, namun madu palsu harganya murah dan dijual secara sembarangan di pinggir jalan.
  5. Belilah langsung di counter-counter yang terpercaya dan terjamin keaslian madu yang di jualnya.

sumber : Resep hidup sehat cara Nabi, Dr Sayyid Abdul Hakim Abdullah, Kiswah Media

Sabtu, 06 Desember 2014

Menaikkan Harga BBM: Mungkar, Zalim dan Khianat

Menaikkan Harga BBM: Mungkar, Zalim dan Khianat

 [Al-Islam edisi 731, 28 Muharram 1436 H-21 November 2014 M]
Selasa malam (18/11 2014) Jokowi–JK tanpa ragu mengumumkan kenaikan harga BBM. Harga premium dan solar naik Rp 2.000 perliter. Premium menjadi Rp 8.500 perliter dan solar menjadi Rp 7.500.
Banyak alasan palsu dibuat Pemerintah untuk membenarkan tindakannya menaikkan harga BBM itu. Hampir semuanya adalah alasan lama yang diputar ulang.
Beberapa Alasan Palsu

1.      Subsidi BBM salah sasaran.
Faktanya, menurut data BPH Migas tahun 2013, pengguna BBM bersubsidi adalah 1% transportasi laut, 2% untuk keperluan rumah tangga, 5% untuk perikanan dan sisanya 92% untuk transportasi darat. Besaran 92% transportasi darat itu terdiri dari: 40% sepeda motor, 53% mobil pribadi, 4% mobil barang (truk dan pick up) dan 3% bus (kata dan data.co.id, 6/6/14).
Pengguna mobil pribadi bukan menghabiskan 53% dari total BBM bersubsidi, tetapi 53% dari 92%, artinya hanya 48.76%. Selain itu banyak di antara mobil pribadi itu sudah tua. Banyak mobil dipakai sebagai angkutan baik angkot, minibus, disewakan, angkutan antarjemput atau lainnya; untuk sarana distribusi produk hasil UKM; bahkan untuk berjualan.
Menurut data Susenas tahun 2010, pengguna BBM sebagian besar adalah kelompok menengah bawahdan miskin 65% dan menengah 27%. Sisanya, kelompok menengah ke atas hanya 6% dan kaya hanya 2%.
Menurut data Korp Lalu Lintas Kepolisian RI, jumlah kendaraan yang beroperasi di seluruh Indonesia tahun 2013 adalah 104,211 juta unit; terdiri dari 86,253 juta unit (82,7%) sepeda motor, 10,54 juta unit (10,1%) mobil penumpang, 5,156 juta unit (5%) mobil barang (truk, pick-up dan lainnya), 1,962 juta (1,9%) mobil bus dan sisanya kendaraan khusus (Kompas.com, 14/4/2014).
Jadi pemilik mobil pribadi hanya kurang dari 10 juta (atau 50 juta jika beserta keluarganya) dari 250 juta penduduk negeri ini. Itu pun banyak di antaranya bukan mobil mewah. Alhasil, sebanyak 200 juta orang yang menikmati subsidi BBM jelas adalah rakyat biasa.
Akibat kenaikan harga BBM, semua rakyat kena dampak. Pengguna kendaraan bermotor yang jumlahnya 100 juta orang lebih adalah yang pertama dan langsung kena dampak. Rakyat yang tak punya kendaraan bermotor juga kena dampak. Pasalnya, ongkos transportasi dan harga semua barang dan jasa ikut naik. Lagi-lagi, rakyat banyaklah yang susah akibat kenaikan harga BBM.

2.                  Subsidi membebani APBN.
Faktanya, pembayaran bunga dan cicilan utang juga menyedot pengeluaran APBN. Anehnya, itu tak dianggap beban oleh Pemerintah. Pemerintah malah terus menumpuk utang. Total utang Pemerintah per 30 September 2014 adalah Rp 2.601,72 triliun. Akibatnya, APBN tiap tahun jebol untuk membayar cicilan pokok dan bunga. Januari sampai September 2014 pembayaran bunga mencapai Rp 103,352 triliun dan cicilan pokoknya Rp 170,062 triliun. Total Rp 273,412 triliun. Dalam pagu APBN 2014, cicilan pokok Rp 247,696 triliun dan cicilan bunganya Rp 121,386 triliun. Total Rp 368,981 triliun. Dalam APBN-P 2014, cicilan bunga mencapai Rp 135,453 triliun. Total cicilan bunga dan pokok itu mencapai sekira 16% dari APBN. Siapa yang menikmati bunga utang itu? Tentu negara-negara pemberi pinjaman seperti Jepang, AS, Kanada, dll; lembaga-lembaga donor seperti Bank Dunia, ADB, USAID; serta segelintir investor baik individu maupun perusahaan pemegang surat utang negara. Investor asing banyak menguasai surat utang negara itu.

3.                  Subsidi BBM hanya untuk kegiatan konsumtif.
Faktanya, dengan BBM dibakar menjadi asap, jutaan nelayan bisa melaut mencari ikan; jutaan petani bisa bertani menggunakan traktor; ribuan perusahaan bisa mendistribusikan barang hasil produksinya; jutaan pelajar dan mahasiswa bisa belajar ke sekolah dan ke kampus; jutaan buruh dan pegawai bisa bekerja; jutaan pekerja informal bisa mencari nafkah; dan sebagainya. Alhasil, BBM memang dibakar menjadi asap, tetapi kebanyakan demi usaha dan kegiatan produktif.

4.                  Subsidi BBM menghambat pembangunan.
Pemerintah beralasan, karena subsidi BBM, anggaran pembangunan menjadi sangat kecil. Padahal masalah itu bisa dipecahkan tanpa menaikkan harga BBM. Selain penghematan dari sisi pengeluaran (misal: aparatur negara tidak rapat di hotel, cukup memakai fasilitas milik Pemerintah), masih banyak cara lain tanpa menaikkan harga BBM. Satu contoh, saat ini Pemerintah menjual gas Tangguh ke Fujian Tiongkok dengan harga US$ 8 per MMBTU (energinya setara 29 liter solar) sejak Juli 2014 lalu. Sebelumnya, sejak dibuat kontrak penjualan jangka panjang tahun 2003 semasa Presiden Megawati, harga jualnya hanya US$ 3 per MMBTU, lalu naik menjadi US$ 5 per MMBTU sekitar tahun 2007. Gas yang sama dijual ke Korea Selatan US$ 4 per MMBTU. Harga itu lebih rendah dari harga pasar, tetapi lebih tinggi dari harga jual ke PLN US$ 10 per MMBTU. Andai Pemerintah mau kerja keras dan mau mencabut subsidi ke Tiongkok, Korsel, Jepang dan AS itu, lalu gas produksi dalam negeri dari Tangguh, Blok Mahakam dan lainnya dijual ke PLN meski seharga US$ 10 per MMBTU, akan dihemat dana hingga seratus triliun. Jumlah ini sama dengan hasil dari menaikkan harga BBM. Dengan begitu pembangunan bisa jalan tanpa menaikkan harga BBM.
Dari sisi pendapatan, andai Pemerintah mau kerja keras mengelola sendiri berbagai kekayaan alam yang ada di negeri ini (migas, tambang, dsb), niscaya akan didapatkan pemasukan ribuan triliun setiap tahun.

5.                  Dana kompensasi bisa mengurangi jumlah orang miskin.
Pemerintah sepertinya menganggap enteng dampak kenaikan harga BBM. Hanya tiga bulan. Setelah itu akan normal. Begitu kata JK. Apalagi untuk rakyat miskin disiapkan kompensasi tiga “kartu sakti” yaitu: Kartu Indonesia Sehat (KIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Padahal selama ini setiap harga BBM naik juga disertai dengan kompensasi serupa. Faktanya,menurut data BPS 2013, setelah kenaikan BBM pada September 2013, jumlah penduduk miskin 28,55 juta orang (11,47%), bertambah 0,48 juta orang dari angka Maret 2013. Dampak harga BBM naik tahun 2005, penduduk miskin bertambah dari 35,10 juta menjadi 39,10 juta orang pada tahun 2006. Alhasil, saat BBM dinaikkan, yang paling menderita adalah rakyat miskin.

Alasan Sebenarnya
Alasan sebenarnya di balik tindakan Pemerintah menaikkan harga BBM tidak lain demi menyempurnakan agenda liberalisasi di sektor migas sekaligus demi memenuhi kemauan pihak asing. Menurut ekonom Utama Bank Dunia perwakilan Indonesia Jim Brumby, skenario ketiga yang ditawarkan Bank Dunia adalah dengan menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar 50 persen. Artinya, premium menjadi Rp 8.500 perliter. Karena Indonesia akan menggelar Pemilu pada April dan Juli 2014, menurut dia, menaikkan BBM itu bisa dilakukan pemerintahan selanjutnya yang akan dilantik bulan Oktober 2014 dengan melakukan perubahan anggaran dalam APBN-P (Sinarharapan.co.id, 19/3/2014).
Nyata sekali, pencabutan subsidi, termasuk subsidi BBM, adalah kebijakan yang didiktekan oleh IMF, Bank Dunia dan lembaga interasional lainnya. Tindakan menaikkan harga BBM tidak lain untuk menyempurnakan liberalisasi sektor hilir (sektor niaga dan distribusi) setelah liberalisasi sektor hulu (eksplorasi dan eksploitasi). Liberalisasi migas adalah pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada swasta (asing) dan pengurangan peran negara. Kebijakan ini jelas sangat merugikan dan menyengsarakan rakyat yang notabene pemilik sejati sumberdaya alam. Liberalisasi itu dilakukan untuk memenuhi tuntutan pihak asing. Begitulah wajah asli Pemerintah: tega menyengsarakan rakyatnya asal demi menyenangkan ‘tuan’-nya yakni IMF, Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya.

Tindakan Mungkar
Tindakan menaikkan harga BBM jelas mungkar, menyalahi syariah, tidak mengikuti petunjuk dari Allah dan Rasul saw. Pasalnya, Islam menetapkan migas dan sumberdaya alam (SDA) adalah milik seluruh rakyat yang harus dikelola langsung oleh negara, lalu seluruh hasilnya dikembalikan kepada rakyat. SDA dan Migas sebagai milik umum tidak boleh diliberalisasi dan diserahkan penguasaannya kepada swasta apalagi pihak asing.
Tindakan menaikkan harga BBM juga mengandung unsur kebohongan, pengkhianatan dan kezaliman terhadap rakyat.

Tak Boleh Diam
Menyikapi semua itu, kaum Muslim tak boleh diam, apalagi sampai membenarkan kezaliman itu. Rasul saw. pernah bersabda kepada Kaab bin Ujrah:
«أَعَاذَكَ اللهُ يَا كَعْبَ بْنَ عُجْرَةٍ مِنْ إِمَارَةِ السُّفَهَاءِ. قَالَ: وَ مَا إِمَارَةَ السُّفَهَاءِ؟ قَالَ: أُمَرَاءٌ يَكُوْنُوْنَ مِنْ بَعْدِيْ لاَ يَهْتَدُوْنَ بِهَدِيِّيْ وَ لاَ يَسْتَنُوْنَ بِسُنَّتِيْ فَمَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَ أَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُوْلَئِكَ لَيْسُوْا مِنِّيْ وَ لَسْتُ مِنْهُمْ وَ لاَ يَرِدُوْنَ عَلَى حَوْضِيْ وَ مَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَ لَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُوْلَئِكَ مِنِّيْ وَ أَنَا مِنْهُمْ وَ سَيَرِدُوْنَ عَلَى حَوْضِيْ »
“Kaab bin Ujrah, semoga Allah melindungi kamu dari para pemimpin bodoh.” Kaab bertanya, “Siapa pemimpin bodoh itu?” Rasul saw. bersabda, “Mereka adalah para pemimpin sesudah aku. Mereka tidak mengambil petunjukku dan tidak mengikuti sunnah (jalan)-ku. Siapa pun yang membenarkan kebohongan mereka dan menolong kezaliman mereka bukanlah bagian dari aku dan aku pun bukan bagian dari mereka. Mereka tidak akan masuk ke telagaku. Sebaliknya, siapa pun yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak menolong kezaliman mereka adalah bagian dari aku dan aku pun bagian dari mereka. Mereka akan masuk ke telagaku.” (HR al-Hakim).
Tindakan menaikkan harga BBM jelas merupakan kemungkaran. Terhadap kemungkaran, kaum Muslim tak boleh diam. Mereka wajib berusaha menghilangkan kemungkaran itu dengan berbagai cara sesuai kemampuan dan sesuai tuntunan syariah. Jika tidak maka akibat kezaliman itu akan menimpa semua orang, baik yang zalim maupun yang shalih (Lihat: QS al-Anfal [8]: 25).
Lebih dari itu, negeri ini dirundung banyak masalah. Semuanya akibat penerapan ideologi kufur, yakni Kapitalisme-sekular. Solusinya hanya dengan kembali pada al-Quran dan as-Sunnah. Caranya dengan menerapkan syariah secara total di bawah sistem Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah.
Alhasil, seluruh kaum Muslim wajib memperjuangkan penegakkan kembali Khilafah yang akan menerapkan syariah secara kaffah.

WalLâh a’lam bi ash-shawâb[]